Posting Source Code di WordPress

Bila kita ingin membuat tulisan/artikel pada blog WordPress kadang kala kita ingin menyisipkan cuplikan source code program misalnya kode program Visual Basic, PHP, CSS, ASP, dan lain sebagainya, misalnya seperti contoh dibawah ini:

Public Sub SetStatusBar()
StatusBar.Items(0).Text = “Date : ” & Format(Now, “dd-MMMM-yyyy”) & “”
StatusBar.Items(1).Text = “User Login : ” & LoginUserName & “”
StatusBar.Items(2).Text = “Plant Code : ” & Company & ” / ” & Company_Name & “”
End Sub

Maka agar terlihat lebih rapi kita bisa memakai extension yang sudah disediakan oleh WordPress yaitu dengan menggunakan tag:

 

 

Sehingga hasilnya akan terlihat sebagai berikut:

    Public Sub SetStatusBar()
        StatusBar.Items(0).Text = "Date : " & Format(Now, "dd-MMMM-yyyy") & ""
        StatusBar.Items(1).Text = "User Login : " & LoginUserName & ""
        StatusBar.Items(2).Text = "Plant Code : " & Company & " / " & Company_Name & ""
        StatusBar.Items(3).Text = "BMS00047 V.2.0"
    End Sub

Dalam tag sourcecode di atas terdapat parameter languange yang berfungsi untuk mengatur source code apa yang ingin kita sisipkan, misalnya kita ingin menyisipkan coding Visual Basic maka kita bisa ganti menjadi languange=”vb”. Lntuk list bahasa pemrograman yang di support adalah sebagai berikut:

  • actionscript3
  • bash
  • clojure
  • coldfusion
  • cpp
  • csharp
  • css
  • delphi
  • erlang
  • fsharp
  • diff
  • groovy
  • html
  • javascript
  • java
  • javafx
  • matlab (keywords only)
  • objc
  • perl
  • php
  • text
  • powershell
  • python
  • r
  • ruby
  • scala
  • sql
  • vb
  • xml

Bila parameter languange tidak kita atur maka secara default akan di set menjadi “text”.
Selain parameter languange, tag ini juga memiliki parameter lain yang sifatnya optional. yaitu:

  • autolinks (true/false) — Agar semua URL dalam source code dapat kita klik. Defaults = true.
  • collapse (true/false) — Jika di set true, maka kotak source code akan di collapsed (minimized) ketika halaman di load, sehingga pengungjung harus mengklik untuk melihat isinya (expand). Ini sangat disarankan apabila source code yang kita sisipkan banyak/panjang agar pada saat halaman di load tidak terlalu berat. Defaults = false.
  • firstline (number) — untuk mengatur dari baris berapa akan dimulai. defaults = 1.
  • gutter (true/false) — jika di set false, maka line number pada source code akan di sembunyikan. Defaults = true.
  • highlight — untuk memberi warna beckground pada source code. Misalnya “4,7,19″.
  • htmlscript (true/false) — Jikadi set true, maka code HTML/XML akan di beri back color. ini sangat berguna jika kita menggunakan code html, misalnya code PHP di dalam code HTML. Defaults = false
  • light (true/false) — jika di set true, maka line numbering pada sisi kiri dan toolbar akan disembuyikan. ini akan sagat berguna jika kita mempunyai source code hanya satu atau dua baris saja. Defaults = false.
  • padlinenumbers (true/false/integer) — untuk mengontrol line number padding. jika di ser true maka akan padding akan aktif dan akan diatur secara otomatis, jika di set false maka tidak menggunakan padding , dan jika di isi angka maka padding akan di atur sesuai dengan angka yang dimassukkan. Default = true
  • toolbar (true/false) — Jika di set false, maka toolbar akan di sembunyikan ketika mouse kita arahkan ke source code. Defaults = true.
  • wraplines (true/false) — jika di set false, maka line wrapping akan di disabled.

Selamat Mencoba.., Dan terus ngeblog…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: